Apa Itu Jenis Kain Linen? Yuk, Kita Mengenal Lebih Dekat!

Buat kamu yang belum mengenal lebih jauh mengenai jenis kain linen ini, mungkin akan beranggapan biasa saja. Linen sebenarnya digunakan tidak hanya untuk keperluan bedding set, banyak produk lain seperti baju, perlengkapan meja makan, dan beberapa kerajinan tangan juga sering menggunakan bahan linen, atau linen yang dicampur dengan katun.

Kain linen adalah jenis kain yang dibuat dari serat tumbuhan linen. Kain jenis ini sangat disukai karena karakteristiknya yang sangat istimewa, kain ini bisa bertahan puluhan tahun dengan perawatan yang baik. Semakin lama digunakan dan dengan proses pencucian yang benar kain linen akan semakin nyaman digunakan.

Kelebihan linen dibandingkan dengan kain katun adalah 30% lebih kuat daripada kapas, memiliki daya serap yang tinggi, cocok untuk semua iklim, Hypo-allergenic sehingga cocok untuk orang yang memiliki masalah dengan alergi, linen memiliki struktur serat yang unik sehingga sangat adem ketika dikondisi panas dan akan menghangatkan ketika cuaca dingin, seratnya yang dari alam memiliki struktur yang natural dengan kilauan dari seratnya yang alami, linen juga ramah lingkungan karena tumbuhan ini hanya memerlukan sedikit air dan tidak memerlukan bahan kimia untuk menanamnya.

Kain dari bahan katun akan terlihat usang ketika sudah dicuci sekitar 3-4 tahun, sedangkan linen adalah kebalikan dari katun, linen akan terlihat lebih lembut dan semakin nyaman digunakan seiring pemakaian dan perawatan. Ukuran kualitas kain biasanya diukur dari jumlah jalinan benang atau thread count semakin tinggi thread countnya semakin baik kualitasnya. Hal ini tidak berlaku pada linen karena kain linen terbuat dari serat tumbuhan linen yang memiliki tingkat ketebalan serat yang berbeda beda.

Proses pembuatan kain linen memerlukan waktu yang lama, tumbuhan linen di cabut bukan di potong untuk mendapatkan serat yang lebih panjang, kemudian didiamkan beberapa bulan untuk melunakan tanaman, proses selanjutnya adalah memisahkan serat dengan cara menyisirnya untuk memisahkan dari kotoran dan membuang serat-serat yang pendek, serat yang panjang biasanya digunakan untuk membuat keperluan bedding sets seperti sprei, duvet cover dsb. Setelah proses yang panjang dihasilkan benang dari tumbuhan linen, benang inipun akan di sortir kembali untuk memilah kualitas dari tiap-tiap benang.

Linen merupakan serat pertama yang digunakan untuk ditenun lebih dari 8000 tahun lalu pada masa peradaban Mediterania yang kemudian diadopsi oleh Eropa dan terus populer hingga abad pertengahan, bahkan sampai diperkenalkan kapas. Sekarang ini linen merupakan kain yang sangat istimewa karena prosesnya yang cukup melelahkan karena prosesnya yang dilakukan manual dan memerlukan waktu yang lama. Sehingga komoditas ini sangat sedikit dan tentunya memerlukan ongkos produksi yang lebih banyak daripada pembuatan kain kapas pada umumnya.

Gak harus pergi ke luar negeri kok mates untuk bisa memiliki baju berbahan Linen dan merasakan kualitasnya. Yuk, cek artikel kemeja Linen dari Saku Basic di sini ya, mate!

Kenapa harus membeli Kemeja Linen di Saku Basic? Alasan yang paling utama adalah karena di Saku Basic, kami melakukan riset yang cukup lama dan kurasi bahan Linen dari berbagai vendor untuk menemukan kualitas kain Linen terbaik. Dari segi harga, harga Kemeja Linen di Saku Basic sangat terjangkau jika dibandingkan apabila kamu membeli kemeja Linen dari tempat retail lain, apalagi kalau dibandingkan dengan produk Linen dari Fast Fashion Retail.

Jadi, gak ada alasan lagi ya mate untuk tidak memilih kemeja Linen dari Saku Basic. Semoga artikel ini berguna untuk menambah insight kita dalam hal jenis kain yang kita gunakan ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.