3 Tips Mudah Memilih Pakaian Interview Kerja yang Sesuai

“You never get a second chance to make a first impression.”
– Andrew Grant

Sebuah kutipan dari Andrew Grant diatas menyiratkan akan pentingnya first impression atau kesan pertama pada semua hal, bahwa kita hanya memiliki satu kali kesempatan dalam memberikan kesan pertama, maka berikanlah kesan pertama yang baik kepada siapapun, tak terkecuali saat kamu melakukan interview kerja. Kesan pertama atau first impression dirimu sangat berpengaruh di mata recruiter.

Hal paling mendasar dalam memberikan kesan pertama adalah dari pakaian yang kamu gunakan saat interview kerja. Memang benar, pakaian yang kamu gunakan tidak serta merta menjadi penentu utama apakah kamu lolos dalam sesi interview kerja ataupun tidak. Namun, memberikan kesan pertama yang bagus kepada HRD ataupun user membuat peluang kamu lolos akan lebih besar.

Bayangkan saja, apabila kamu datang ke interview dengan pakaian yang salah kaprah atau saltum, pasti kesan pertama yang ada di kepala para HRD ataupun user tidaklah bagus dan mengurangi peluang kamu untuk lolos dari interview tersebut.

Nah, untuk menghindari hal-hal buruk terjadi. Alangkah lebih baik jika kamu mengikuti tips memilih pakaian interview kerja yang sesuai dari Saku Basic berikut.

  1. Pilih pakaian sesuai dengan profil perusahaan

Dalam surat undangan interview, kebanyakan perusahaan tidak menyebutkan pakaian apa yang harus digunakan oleh para kandidat yang akan melakukan interview kerja. Maka dari itu, daripada kamu harus menebak pakaian apa yang harus kamu gunakan. Lebih baik kamu menyesuaikan dengan profil perusahaan.

Apabila perusahaan yang kamu lamar adalah instansi pemerintahan, ataupun multinational company, sebaiknya kamu berpakaian formal dengan menggunakan kemeja, dasi, dan celana bahan kain. Apabila memungkinkan, memakai jas atau blazer juga sangat disarankan. Jika ini adalah pertama kalinya kamu melakukan interview kerja dan belum memiliki kemeja formal, kamu bisa mendapatkan kemeja formal dengan konsep smart-casual dan memiliki kualitas premium dari Saku Basic di sini.

Lain cerita jika perusahaan yang kamu lamar adalah perusahaan startup ataupun media. Dalam hal berpakaian, perusahaan tersebut cenderung lebih memberikan kebebasan kepada para karyawannya, termasuk juga kepada para kandidat di interview kerja. Maka, pilihlah pakaian casual namun tetap formal seperti menggunakan kaos polo, kemeja flannel, dan celana chinos. Kamu bisa loh mendapatkan kemeja flannel dengan material cotton terbaik dari Saku Basic di sini.

2. Pilih warna pakaian yang tepat dan perhatikan detail kecil

Selain jenis pakaian yang sesuai, pemilihan warna pakaian yang tepat saat interview kerja juga tidak kalah penting. Gunakan warna pakaian yang netral seperti putih, hitam, ataupun biru muda sangat disarankan. Hindari penggunaan warna yang sangat mencolok dan terlalu terang saat interview kerja, sekalipun perusahaan tersebut memberikan kebebasan berpakaian.

Hal yang penting lainnya adalah kamu tetap harus memperhatikan detail kecil saat interview kerja seperti aksesoris yang kamu pakai, kerapian baju, kerapian rambut dan juga kotoran kecil yang ada di pakaianmu juga harus tetap diperhatikan. Hindari menggunakan aksesoris yang berlebihan, kamu cukup menggunakan jam tangan sebagai aksesoris tambahan apabila kamu ingin menambahkannya.

3. Percaya diri pada kemampuanmu

Setelah kamu melakukan tips-tips di atas, sekarang saatnya kamu mempersiapkan mental kamu. Fokuslah pada kemampuan kamu dan percaya diri bahwa kamu adalah kandidat yang cocok untuk diterima di perusahaan tersebut.

Gimana, pals? Sudah siap menghadapi ‘perang’ di interview kerja. Semoga artikel ini membantu kamu yang akan melakukan interview kerja ya. Dan, semoga interview kerjanya berjalan lancar sesuai harapan kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.